Matahari VS Kentut

Dia bilang aku ini mataharinya, yang bisa memberika sinar kehidupan baginya, yang dapat memberikan cahaya di kegelapan dan bisa dia jadikan lentera dalam hidupnya.
Namun saya menganggap dia itu bagaikan kentut, yang dapat memberikan kelegaan dan ketenangan bagi saya, yang dapat memberikan penentu boleh tidaknya saya makan setelah di operasi, yang bisa dijadikan barometer saya sudah mati atau masih hidup. kentut merupakan hal yang penting bagi hidup saya. salahkan saya mengumpamakan dia yang kucinta dengan kentut?????

Wanita oh Wanita

Wanita jaman sekarang itu sangat baik-baik dan murah hati, ngga sama dengan wanita-wanita jaman dulu yang cenderung pelit dan gak murah hati. wanita jaman dulu itu, kelihatan betis nya aja dikit dah langsung di tutupin, paling-paling yang dikasih liat cuma jempol kakinya doang, tapi wanita sekarang ini sangat jauh lebih murah hati dari wanita jaman dulu, bukan hanya betis yang mereka kasih liat ke cowo2 seperti saya ini, mereka sangat baik sekali sampai-sampai memperlihatkan paha mereka yang kadang ada yang mulus tapi kadang ada juga sih yang butek gak terrawat.
mempertontonkan bentuk tubuh mereka dengan memakai pakaian-pakaian yang super duper ketat, sampe pantat mereka itu terlihat nungging, kalo lagi beruntung kadang bisa liat belahan pantat mereka lho. dan yang lebih oke lagi itu mereka sekarang ini sudah lebih maju dari pada masa lalu. dulu legging itu dipake didalam, seperti pakaian dalam alias kancut namun sekarang ini mereka sudah menggunakannya selayaknya itu adalah bukan pakaian dalam. terimakasih buat para wanita baik hati seperti itu.

Si Luar Biasa Itu Bernama Pohon

Siang itu jam menunjukkan jam 12 teng waktu jam tangan saya, saat itu saya berada di sebuah daerah perumahan di bekasi, ada di jalanan tengah hari bolong ternyata sangat menyiksa sekali. panas dari matahari sangat menyengat sekali. saya sadari ternyata disekitar perumahan tersebut minim pepohonan, jarangnya pohon membuat daerah tersebut menjadi tempat yang sangat puanas sekali. sempat beberapa kali melintasi pohon yang agak besar, disitulah terasa hawa panas mulai agak berkurang, pohon tersebut memberikan perlindungan pada manusia gendut yang kepanasan ini.
Disebuah pohon yang agak besar akhirnya saya menepi, memberikan kesempatan pada kulit saya untuk mempersiapkan dirinya melewati panas yang sangat menyiksa ini. dibawah pohon yang rindang itu juga saya baru sadar ternyata Allah SWT sangat canggih sekali, dia dengan briliant nya menciptakan pohon yang dapat memberikan perlindungan bagi makhluk hidup lainnya yang lemah terhadap panas. untung ALLah SWT menciptakan sesuatu yang bernama pohon, jika ngga mungkin saya akan menepi di tempat lain yang saya yakin itu merupakan salah satu ciptaan lain dari ALlah SWT yang canggih juga.
Ayo bapak-bapak ibu-ibu di pemda, tanem pohon dong yang banyak, jangan nanem mall atau apartement mulu dong di bekasi.

Aku Ini Orang Bodoh

Lebaran tahun ini adalah lebaran tahun 2009, biasalah klo lebaran daya beli masyarakat jadi melonjak tinggi. apa aja di beli, maklum dapet THR dari kantor. Malam itu gw nganterin nyokap ke market yang super alias supermarket di daerah bekasi. selain ada supermarket ada juga department store, disana banyak menjual pakaian-pakaian
buat merayakan lebaran.
Banyak manusia senang disana, namun dalam hati berfikir, masih banyak manusia-manusia yang tak seberuntung mereka, banyak yang gak dapet THR karena memang gak punya pekerjaan, banyak dari mereka yang untuk makan sehari-hari aja susah banget, banyak dari mereka yang Alhamdulillah masih punya rumah walaupun rumahnya dari gerobak yg sempit.
Siapakah yang bertanggung jawab atas nasib mereka yang kurang beruntung itu? siapa yang akan menolong mereka memberikan makanan untuk mereka makan? siapa yang akan memberikan mereka uang untuk membeli pakaian baru untuk menyambut lebaran? maafkan saya saudaraku yang kurang beruntung, saya masih belum dapat berbuat banyak untuk kalian semua, memang saya ini orang yang sangat bodoh sekali sampai-sampai kalian masih aja ngga bisa merasa senang seperti mereka-mereka yang senang pada malam itu.
[thr abis buat motor ieu : dasar bodoh]

Samakan Saja Dengan Kebutuhan Makan

Setiap makhluk hidup pasti butuh makan. Mau manusia, kodok, kadal, buaya, k-cebong, uler, pohon sampe paus yang segede rumah juga pasti membutuhkan makanan. Memang ada beberapa makhluk hidup yang bisa gak makan seharian, bahkan dua atau tiga hari gak makan tapi biasanya rata-rata mereka semua makan setiap hari walaupun hanya sekali.
Setiap makhluk hidup juga ternyata biasa saling berbagi. Mau manusia, kodok, kadal, buaya, k-cebong, uler, pohon sampe paus yang segede rumah juga biasa berbagi dengan sesamanya. Oleh karena itu, di dunia ini kan banyak manusia yang masih membutuhkan makan, kenapa ngga ya kita berbagi setiap hari, 1000 rupiah setiap hari keknya gak terlalu berat deh. coba yuuukkkkkk…

Buset Gede Banget Tuh Susunya

Suatu ketika, saat gua lagi kerja dan kebetulan jadwal ke toko, gua mampir ke satu toko yang katanya tadi aplikasinya ngga bisa ke buka. Pertama kali datang dan masuk ke toko, gua sudah disambut oleh mba-mba kasir dan pramu. Kebetulan pejabatnya juga seorang wanita, langsung aja gua tanya permasalahannya dan ternyata gua mengambil keputusan untuk install ulang sistemnya.
Proses install ulang pun berjalan, kebetulan di depan gua ada mba pramu yang lagi beresin lemari pendingin minuman. Namun disela-sela waktu menunggu proses instalasi, ada satu hal yang buat pandangan gua gak bisa lepas dari situ, dalam hati gua berkata “buset gede banget tuhhhhhhhh susunya”. Gua berusaha sekuat tenaga untuk ngga tergoda, gua konsentrasi liat monitor, berpaling pandangan ke belakan, kesamping, kebawah bahkan keatas juga gua jabanin, tapi dasar mata gua yang gak bisa diajak kompromi,
tetep aja sesekali gua melirik ke barang itu. AKhirnya keimanan gua runtuh, gua samperin aja tuh mba-mba pramu, gua tanya “mba ‘itu’ dijual kan???”, mba-mbanya langsung menjawab “iya pa’e, itu dijual kok”. langsung aja tanpa basa-basi gua pegang tuh barangnya. setelah gua pegang gw langsung kucewa, gua tanya ke mba-mbanya “kok blum dingin mba???”
mba-mbanya menjawab “iya pa’e, baru dimasukin ke lemari pendingin, jadi belum dingin”
gagal deh gua minum susu bantal yang ukuran gede…….

Gua Mau Bunuh Diri, Tapi………..

Ini merupakan sebuah kisah nyata namun agak gua lebay-lebay kan.
Alkisah 2 orang wanita yang saling bersahabat, sebut saja oncom 1 dan oncom 2. Mereka tinggal berdekatan, rumah mereka saling berhadapan dibatasi oleh jalan perumahan. Entah kenapa oncom 1 ternyata mempunyai sebuah masalah serius, entah masalahnya apa namun masalah itu membuat si oncom 1 nekat ingin mengakhiri hidupnya alias metong dengan cara bunuh diri. karena sudah pusing dengan masalahnya, si oncom 1 tidak bisa membuat list “cara-cara bunuh diri yang efektif dan manjur”, yang terpintas dibenaknya yaitu bunuh diri dengan meminum obat pembunuh serangga. mencarilah si oncom 1 obat pembunuh serangga itu didalam rumahnya dan saking beruntungnya akhirnya ketemulah itu obat, “tinggal seperempat sih, tapi lumayan lah” dia berujar. Proses ke dua yaitu mencari gelas untuk menuang obat tersebut, pergilah si oncom 1 ke dapur, sayangnya didapur gelas-gelas kotor semua, tak satu pun gelas bersih tersisa. “masa gua minum pake gelas kotor” dia berfikir. si oncom 1 berusaha putar otak, “kenapa gak pake gelas plastik minuman mineral aja?” dia beride, cari punya cari ternyata dirumahnya gak ada gelas yang di maksud. karena si oncom 1 dan oncom 2 bersahabat, mampirlah si oncom 1 ke rumah si oncom 2 untuk meminta gelas yang di maksud.
dan untungnya, si oncom 2 punya tuh barang yang di cari sama si oncom 1. girang deh si oncom 1 karena tinggal selangkah lagi keinginannya tercapai. dengan keherana si oncom 2 bertanya ke si oncom 1,
oncom 2 : “buat apaan tuh gelas, tumben nyariin tuh barang?”
oncom 1 : “buat minum obat pembunuh serangga, gua mau bunuh diri”
oncom 2 : “hah, bunuh diri?????”
oncom 1 : “iya, elu mau ikut?”
oncom 2 : “kenapa elu mau bunuh diri?”
oncom 1 cerita ke oncom 2 duduk permasalahan yang dia alami. setelah oncom 2 mendengar cerita si oncom 1 dia memberikan nasihat agar niatnya itu jangan dilakukan namun si oncom 1 dengan tekad bulat menolak himbauan oncom 2 dan segera pulang kerumahnya untuk menjalankan keinginannya itu.
selang 15 menit kemudian si oncom 1 kembali ke rumah si oncom 2 dengan membawa gelas plastik yang diminta tadi dengan keadaan penyok-penyok. oncom 2 bertanya :
oncom 2 : “kok belom mati?, trus kenapa gelasnya jadi begitu?”
oncom 1 : “iya nih, tadi gua di rumah nuang obatnya ke gelas ini, tapi gelasnya malah penyok-penyok meleleh saking kerasnya ini obat pembunuh serangga”
oncom 2 : “trus elu mau gua ambilin gelas yg laen? apa skalian aja pinjem gelas kaca gua?”
oncom 1 : dengan muka yang agak bt dia bilang “gua gak jadi bunuh diri, soalnya pas gua tadi tuang tuh obat ke gelas ini, eh gelasnya langsung meleleh, gua kan jadi takut minumnya, udah gitu obatnya bau lagi, gua gak suka baunya”
oncom 2 : dengan muka yang tadinya bungung berubah dengan sekejap mata menjadi bt “dasar bego, mao mati aja lu kebanyakan gaya, sini gua suapin aja sekalian biar lu ngga nyusahin gua melulu”
akhirnya si oncom 1 gak jadi bunuh diri dan dia malah ngajakin si oncom 2 jalan-jalan ke mall.

—- dasar manusia bego :) —-

Kalimat Nyokap Ternyata Ada Maksudnya

“Sholat sana cepetan, jangan di tunda-tunda”
kalimat itu sering banget gua denger keluar dari nyokap gua, biasanya sih gua bilang “iyaaaaaa, bentar lagi”.
Ternyata itu sekarang ini jadi masalah buat gua, masalahnya adalah karena gua selalu bilang seperti diatas,
menunda-nunda sholat dan kadang malah kelupaan, sekarang jadi kebiasaan buruk gua, kebiasaan buruk bukan hanya menunda-nunda sholat, tapi juga merembet ke semua hal dalam hidup gua. Gua jadi orang yang suka menunda mandi (ini sih hobi :) ,menunda kawin (dah pengen banget sih, tapi……), menunda pekerjaan gua serta menunda semua hal yang ada didalam hidup gua. Alhasil gua menjadi orang yang selalu terburu-buru dalam melakukan sesuatu, kalo sudah terburu-buru biasanya jadi pusing sendiri
dan kadang malah masalahnya jadi gak terselesaikan karena gua jadi orang yang gak terbiasa tepat waktu mengerjakan sesuatu.
gua baru sadar ternyata gua udah kualat sama nyokap gua. “Maapin gua ye mom”

pesan : mulailah dari sekarang untuk ngga menunda-nunda kewajiban lu, sholatlah yang tepat waktu, kawinlah klo dah ngebet dan mandilah jika badan lu dah terasa gatel-gatel gak ketulungan (prestasi terbaik gua adalah mandi 3x dalam sehari, n itu jarang sekaleeee :)

Apa Ya Alasan Untuk Ngga Bersyukur?

Sudahkah kita bersyukur atas nikmat yang telah kita dapatkan? sungguh merupakan orang yang sangat jenius yang bisa menjawab pertanyaan ” Apa Ya Alasan Untuk Ngga Bersyukur?”.

Sudah bagus kita bisa melihat : takut rasanya kita itu tidak bisa melihat

sudah bagus kita bisa berjalan : lelah rasanya jika tidak bisa berjalan

sudah bagus kita bisa tidur dirumah : banyak orang yang malam-malam kedinginan gak tidur didalam rumah

sudah bagus  kita memakai pakaian yang layak : banyak orang yg hanya punya 1 pakaian,

sudah bagus kita kemana-mana bisa naik motor butut : banyak orang yg pergi jauh hanya jalan kaki

sudah bagus kita bisa makan sehari 1 kali : banyak banget orang yang berhari-hari gak makan dengan layak

dan masih banyak lagi hal-hal yang harus kita syukuri, mudah-mudahan gwa merupakan orang yang selalu ingat untuk selalu bersyukur atas apa yang Tuhan telah kasih ke gwa…………..

Kembali Ke WordPress

Ya, itulah yang sedang gw lakukan sekarang ini, klo tukul arwana punya “Kembali ke Laptop”  sekarang gw “Kembali Ke WordPress”. Maklum lah manusia yang satu ini mencoba mencari yang gratisan, sempet nyoba di http://www.000webhost.com/ lumayan sih buat belajar nge hosting, tapi setelah jadi, dan di test ternyata link nya agak lemot, kalau pake koneksi yang lemot websitenya gak bisa kebuka-buka.

maka dari itu sekarang saya beralih kembali ke www.wordpress.com, selain sampe sekarang ini masih dikasih gratisan, klo buka di koneksi yang agak lemot, walaupun teteeeeeep lemot, masih ada kelebihannya, masih bisa kebuka nih website. jadi ya sekarang ini saya “Kembali Ke WordPress”

« Older entries